Mengapa Produk Menstruasi Bisa Menyebabkan Gatal (dan Cara Menghindarinya)

Mengapa Produk Menstruasi Bisa Menyebabkan Gatal (dan Cara Menghindarinya)

Oleh Rizkya Samara Dewi

Pendahuluan

Sebagian besar perempuan mengalami menstruasi setiap bulan. Namun, masih banyak yang belum menggunakan produk menstruasi yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan tubuhnya. Hal ini bisa disebabkan oleh kurangnya informasi, keterbatasan pilihan, atau kebiasaan memilih produk berdasarkan harga tanpa mempertimbangkan kenyamanan dan kesehatan.

Akibatnya, rasa gatal atau iritasi saat menstruasi sering dianggap hal yang wajar dan diabaikan. Padahal, gatal bukan sesuatu yang seharusnya dinormalisasi. Dalam banyak kasus, rasa tidak nyaman ini berkaitan dengan bahan dan teknologi yang digunakan dalam produk menstruasi, terutama karena area vulva merupakan bagian tubuh yang sensitif.

Memahami penyebab gatal saat menstruasi adalah langkah awal untuk memilih perawatan menstruasi yang lebih aman dan nyaman.

Mengapa Produk Menstruasi Bisa Menyebabkan Gatal?

1. Bahan Sintetis dan Kurangnya Sirkulasi Udara

Banyak pembalut konvensional menggunakan lapisan berbahan plastik yang tidak breathable. Bahan ini dapat menahan panas dan kelembapan, sehingga menciptakan lingkungan yang ideal bagi bakteri dan jamur untuk berkembang.

Area vulva membutuhkan sirkulasi udara yang baik. Ketika area ini terlalu lembap dalam waktu lama, risiko iritasi dan gatal akan meningkat.

2. Kandungan Bahan Kimia, Pewangi, dan Pemutih

Beberapa produk menstruasi mengandung:

  • pewangi untuk menutupi bau

  • bahan pemutih seperti chlorine

  • bahan kimia tambahan untuk meningkatkan daya serap

Meskipun tidak berbahaya bagi semua orang, bahan-bahan ini dapat memicu iritasi pada kulit sensitif dan mengganggu keseimbangan alami area intim, yang akhirnya menyebabkan rasa gatal atau perih.

3. Penggunaan Produk Terlalu Lama

Menggunakan pembalut atau produk menstruasi dalam waktu yang terlalu lama tanpa mengganti juga dapat menyebabkan iritasi. Darah dan kelembapan yang menempel pada kulit dalam jangka waktu lama dapat membuat kulit menjadi lebih sensitif dan mudah gatal.

4. Perubahan Hormon Selama Menstruasi

Saat menstruasi, perubahan hormon dapat membuat kulit menjadi lebih sensitif dibandingkan hari biasa. Produk yang sebelumnya terasa nyaman bisa terasa berbeda saat tubuh sedang mengalami perubahan hormon.

5. Super Absorbent Polymer (SAP)

Banyak pembalut sekali pakai menggunakan Super Absorbent Polymer (SAP), yaitu bahan penyerap yang mengubah cairan menjadi gel agar pembalut terasa kering.

Meskipun efektif menyerap darah, SAP dapat:

  • menyerap kelembapan alami kulit

  • membuat permukaan terasa terlalu kering

  • meningkatkan gesekan dengan area vulva

Pada sebagian perempuan, kondisi ini dapat menimbulkan rasa kering, tidak nyaman, hingga gatal, terutama jika pembalut digunakan dalam waktu lama.

SAP juga sering dikombinasikan dengan lapisan sintetis yang mengurangi sirkulasi udara, sehingga meningkatkan risiko iritasi.

Mengapa Hal Ini Penting untuk Kesehatan Vulva?

Vulva tidak seharusnya berada dalam kondisi terlalu lembap maupun terlalu kering. Keseimbangan alami sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit dan mencegah iritasi.

Produk menstruasi yang terlalu agresif menyerap kelembapan atau tidak breathable dapat mengganggu keseimbangan ini, terutama saat digunakan:

  • seharian bekerja

  • saat tidur

  • saat bepergian

  • pada hari-hari awal atau akhir menstruasi

Cara Menghindari Gatal Saat Menstruasi

1. Pilih Produk dengan Bahan yang Breathable

Gunakan produk menstruasi yang memungkinkan sirkulasi udara dan terbuat dari bahan yang lebih ramah untuk kulit, seperti serat alami atau kain lembut.

2. Hindari Produk dengan Pewangi dan Bahan Kimia Berlebih

Pewangi tidak selalu berarti lebih bersih. Produk tanpa pewangi, chlorine, dan bahan kimia keras umumnya lebih aman untuk kulit sensitif.

3. Ganti Produk Secara Teratur

Meskipun produk memiliki daya serap tinggi, mengganti pembalut atau produk menstruasi secara berkala tetap penting untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan.

4. Dengarkan Sinyal dari Tubuh

Rasa gatal, perih, atau tidak nyaman bukan sesuatu yang harus ditoleransi. Itu adalah tanda bahwa tubuh membutuhkan perawatan yang lebih lembut atau produk yang lebih sesuai.

Kesimpulan

Gatal saat menstruasi memang sering terjadi, tetapi bukan sesuatu yang seharusnya dianggap normal. Dalam banyak kasus, rasa tidak nyaman ini berkaitan dengan bahan, teknologi penyerap, dan kandungan kimia dalam produk menstruasi termasuk penggunaan Super Absorbent Polymer (SAP) dan lapisan sintetis.

Dengan memilih produk yang lebih breathable, minim bahan kimia, dan sesuai dengan kebutuhan tubuh, menstruasi bisa menjadi pengalaman yang jauh lebih nyaman. Perawatan menstruasi seharusnya mendukung kesehatan dan kenyamanan, bukan justru menimbulkan masalah baru.

FAQ

Apakah gatal saat menstruasi itu normal?
Gatal bisa terjadi, tetapi tidak seharusnya diabaikan. Biasanya gatal menandakan adanya iritasi atau ketidakcocokan dengan produk yang digunakan.

Apakah bahan pembalut berpengaruh pada kesehatan area intim?
Ya. Produk yang bersentuhan langsung dengan vulva sangat memengaruhi kenyamanan dan kesehatan kulit, terutama jika tidak breathable atau mengandung bahan iritatif.

Mengapa pembalut terasa kering tetapi tetap menyebabkan gatal?
Pembalut dengan SAP menyerap cairan dengan sangat kuat, sehingga dapat membuat kulit terlalu kering dan meningkatkan gesekan, yang akhirnya menyebabkan rasa gatal.

0 comments

Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published