Perfect Fit & Kopernik bekerja sama dengan Panasonic untuk mengurangi Kemiskinan Menstruasi (Period Poverty)

By Tungga Dewi

Perfect Fit & Kopernik bekerja sama dengan Panasonic untuk mengurangi Kemiskinan Menstruasi (Period Poverty)

777 perempuan di 11 desa terpencil yang tidak dialiri listrik di Flores, Provinsi NTT mendapatkan edukasi kesehatan menstruasi dan pembalut kain cuci ulang dari Perfect Fit serta akses lampu tenaga matahari dari Kopernik dan Panasonic untuk mendukung penerangan perempuan dimalam hari.

Perfect Fit, sebuah perusahaan rintisan (start-up) yang memiliki fokus untuk menciptakan kesehatan menstruasi untuk perempuan Indonesia baru saja melakukan kerjasama dengan Kopernik dan Panasonic Jepang. Kerjasama ini memiliki tiga fokus yaitu memberikan edukasi kesehatan menstruasi, satu pack pembalut kain cuci ulang, dan lampu tenaga matahari kepada 777 perempuan di pelosok Flores, NTT dimana akses ke listrik, produk menstruasi, dan edukasi masih sangat terbatas. Tujuan dari kerjasama adalah untuk meningkatkan kesadaran (awareness) mengenai pentingnya menjaga kesehatan menstruasi bagi perempuan serta mengurangi kondisi period poverty bagi perempuan rentan di Flores.
Period poverty atau kemiskinan menstruasi adalah kondisi dimana seorang perempuan memiliki tantangan untuk mengelola menstruasinya secara bermartabat. Tantangan dalam kemiskinan menstruasi dapat berupa minimnya akses ke:
  • edukasi/pengetahuan akan menstruasi & kesehatan reproduksi;
  • produk pendukung menstruasi termasuk pembalut dan/atau obat pendukung;
  • fasilitas toilet yang layak dan ramah menstruasi.

Penelitian dari John Hopkins University dan Universitas Gadjah Madaย  mengatakan bahwa 22% dari perempuan Indonesia tidak memiliki pengetahuan, produk dan fasilitas untuk mendukung menstruasinya. Kondisi period poverty atau kemiskinan menstruasi dapat memberikan dampak multi aspek terhadap seorang perempuan, baik dari sisi kesehatan, edukasi, hak asasi manusia (Figur 1).



Figur 1: Hubungan menstruasi terhadap hidup seorang perempuan.

Selama dua minggu, tim Perfect Fit dan Kopernik menelusuri 11 desa di Kabupaten Manggarai Barat, Sikka, dan Lembata. Di Kabupaten Manggarai Barat, beberapa desa tidak dialiri listrik sama sekali walaupun lokasinya yang tidak jauh dari kota Labuan Bajo, NTT. Pengetahuan perempuan akan menstruasi masih sangat terbatas. Menstruasi masih diselimuti pemahaman darah kotor serta tidak boleh mencuci rambut. Keterbatasan tempat pembuangan sampah pun menyebabkan mayoritas perempuan harus mengubur pembalutnya setelah pemakaian. Karena situasi tidak ada listrik di malam hari, banyak yang perempuan urung untuk mengganti pembalut dan menguburnya ketika malam hari.

Perfect Fit dan Kopernik memberikan edukasi untuk membantah mitos-mitos yang tidak terbukti selama menstruasi. Perfect Fit juga memberikan akses terhadap pembalut kain cuci ulang dan ramah lingkungan yang diproduksi di Labuan Bajo, NTT. Harapannya, perempuan bisa menghemat pengeluaran setiap bulan untuk membeli pembalut dan tidak bingung lagi untuk membuangnya pembalutnya setiap bulan. Selain itu, kehadiran lampu tenaga matahari dari Panasonic memberikan hawa segar terhadap proses edukasi karena menimbulkan keterlibatan dari banyak laki-laki terhadap isu ini, sehingga rasa empati muncul dari laki-laki untuk mempelajari apa yang dirasakan perempuan ketika menstruasi.ย 



Ingin berkontribusi dalam usaha Perfect Fit mengurangi period poverty? Join our #NoLimitPeriods movements dengan mengikuti Instagram kami atau membeli produk Perfect Fit!

0 comments

Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published